Comment

 

Friday, November 2, 2018

Operasi Unit Kendali (Operasi Mikro,Kendali Processor,Kendali Mikroprogrammed)

0 comments
 Operasi Unit Kendali
(Operasi Mikro, Kendali Processor, Kendali Mikroprogrammed)



Operasi Mikro
 
Operasi Mikro adalah operasi tingkat rendah yang dapat dilakukan  oleh komputer atau CPU sehingga fungsi-fungsi operasi akan dihasilkan untuk memindahkan data antar register.
Salah satu cara dalam melakukan operasi mikro tersebut dengan menggunakan bahasa transfer register / Register Transfer Language (RTL).

Pengertian RTL (Register Transfer Language)
Salah satu cara dalam melakukan operasi mikro tersebut dengan menggunakan bahasa transfer register / Register Transfer Language (RTL).

RTL adalah sebuah bahasa yang digunakan untuk menjabarkan atau melaksanakan operasi mikro.Untuk mengungkapkan bahasa RTL ini dapat digunakan notasi RTL yang merupakan aturan penulisan pemberian instruksi RTL.

Contoh Fungsi Notasi RTL
•  Notasi RTL untuk mentransfer isi register A ke B

•  Notasi RTL untuk mentransfer bagian-bagian dari register (field).

•  Notasi RTL untuk mentransfer field AD dari register IR ke register PC
 
•  Notasi RTL untuk menggambarkan berbagai macam operasi-mikro Aritmatika.

•  Notasi RTL untuk menggambarkan berbagai macam operasi-mikro Logika.

•  Notasi RTL untuk menggambarkan transfer data ke dan dari word memori.

Notasi RTL digunakan untuk transfer register hanya pada kondisi tertentu, hal tersebut dilakukan dengan 2 cara Yaitu

1.  Menggunakan pernyataan kondisi logika (logical condition)
Men-set 0 ke register Q hanya jika nilai register V lebih besar dari nilai register W.
Note :
Pernyataan kondisi logikal hanya didefinisikan untuk IF
– THEN dan tidak untuk ELSE.

2.  Menggunakan pernyataan kondisi pengendalian (control condition)
Dengan metode ini, kondisinya merupakan fungsi logikal dari variabel biner yang mengatur input register. Fungsi-fungsi ini dijabarkan disebelah kiri dari operasi transfer register dan diikuti oleh tanda titik dua. Keterangan contoh di atas Isi Y dipindahkan ke X hanya jika t0 bernilai 1 dan salah satu c1 atau c2 juga bernilai 1.Namun jika kondisi tertentu adalah 0, simbol utama (‘) harus digunakan sehingga pernyataan RTL – nya adalah

maka transfer hanya akan terjadi jika t0 bernilai 0 dan
salah satu c1 atau c2 juga bernilai 1.


Kendali Processor

Sejarah Processor
Pada tahun 1971, komponen yang disebut sebagai mikroprocessor untuk pertama kalinya dibuat oleh para teknisi dari perusahaan elektronik Intel. Mikroprosesor adalah sebuah IC (Integrated Circuit) yang digunakan sebagai otak/pengolah utama dalam sebuah sistem komputer. Chip tersebut diberi nama Intel 4004 dan didesain oleh Ted Hoff, Federico Faggin, dan Stan Mazor.

Pengertian Processor
Processor atau Microprocessor adalah sebuah perangkat keras yang menjadi otak sebuah komputer dan apabila PC tanpa processor maka PC tidak dapat dijalankan. Processor sering juga disebut sebagai pusat pengendali atau otak komputer yang didukung oleh komponen lainnya. Processor merupakan suatu IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas.

Control Unit (CU)
Semua peralatan pada sistem komputer dikendalikan dan diatur oleh bagian ini. Perpindahan data dari memori utama dieksekusi di bagian CU ini. Untuk kemudian dikirim kembali hasilnya ke memori utama. Setelah itu layar monitor akan menampilkan hasil outputnya atau harddisk akan menyimpan data hasil olahan tersebut.

Arithmatic and Logical Unit (ALU)
Perhitungan matematika / aritmatika  semuanya dilakukan pada Bagian ALU ini, tanpa terkecuali. Selain itu, apabila program / software yang sedang kita gunakan mengalami masalah maka akan ada Informasi Peringatan Kesalahan (Error Warning) yang tampil di monitor, yang kesemuanya itu dilakukan di bagian ALU ini. Intinya, bagian ALU ini merupakan bagian LOGIKA (pengambil keputusan).

Registry (Register)
Register merupakan tempat ngantri data-data yang akan diproses, sebelum data tersebut masuk ke memori utama. Walaupun bagian ini merupakan media penyimpanan kecil namun memiliki kecepatan akses tinggi.

Cara Kerja Processor
Cara Kerja Prosesor  Adalah menjalankan sekumpulan intruksi mesin yang memberitahu processor apa saja yang harus dilakukan, berdasarkan instruksi itu, processor melakukan 3 (tiga) hal dasar diantaranya:
Menggunakan ALU (Arithmetic Logic Unit) yaitu untuk melakukan operasi matematis
Lalu memindahkan data dari satu lokasi memori ke lokasi yang lainnya.
Mengambil keputusan serta melompat ke instruksi lain sesuai keputusan tersebut.

Sederhananya cara kerja prossesor intinya ialah menerima umpan ataupun perintah masuk (inpot) baik dari mouse, keybord atau alat penginput data yang lainnya yang terhubung, lalu kemudian menerjemahkan atau memproses data-data perintah tersebut untuk kemudian mengeluarkan atau meneruskan outputnya ke hardware ataupun software terkait.
    Ketika processor bekerja maka tidak bisa terlepas dari komponen/peralatan pendukung lainnya seperti Harddisk dan Memory (RAM). Ketiga bagian tersebut akan terus saling terhubung satu sama lain dalam memproses suatu data. Fungsi Processor diibaratkan seperti otaknya komputer, yang akan memerima data kemudian memprosesnya lalu outputnya dikirim kembali ke memory atau pun harddisk.


Kendali Mikroprogrammed

Microprogrammed control unit adalah rancangan microprogrammed yang dibentuk dengan serangkaian instruksi mikro yang disebut sebagai program mikro dan disimpan dalam sebuah memori control dalam control unit.Istilah microprogramed diperkenalkan oleh Maurice Wilkes pada tahun 1950.

Pada microprogrammed serangkaian instruksi micro disimpan dalam ROM sehingga sebuah instruksi dapat diubah dengan mengubah program mikro yang bersesuaian dengan instruksi tersebut dan kelompok instruksi dapat dikembangkan dengan hanya menyertakan ROM tambahan yang berisi program mikro yang bersesuaian.

Komponen – Komponen Mikroprogrammed:
1.     Kontrol vertical Jenis implementasi dimana sinyal control dikode ke dalam pada bit, kemudian digunakan setelah dikode

 2.     Kontrol horizontal Kontrol dimana setiap bit konrol mengatur 1 operasi gate atau mesin. Komponen-komponen microprogrammed control unit

3.     Instruction Register Menyimpan instruksi register mesin yang dijalankan.

4.     Control Store berisi Microprogammed Untuk semua instruksi mesin Untuk startup mesin Untuk pemrosesan interrupt

5.     Address Computing Circuiting Menentukan alamat control store dari mikroinstruksi berikutnya yang akan dijalankan

6.     Microprogrammed Counter Menyimpan alamat dari mikroinstruksi berikutnya.

7.     Microinstruction Buffer Menyimpan mikroinstruksi tersebut selama dieksekusi.

8.     Microinstruction decoder Menghasilkan dan mengeluarkan mikroorder yang didasarkan pada mikroinstruksi dan opcode instruksi yang akan dijalankan. Implementasi Seluruh control unit dapat membangkitkan sekumpulan sinyal kontrol.






0 comments:

Post a Comment

 
Rizky Wara | Blog © 2017 .